apapun yang terjadi nanti
jangan rusak permata ini
bingkisan buah orang yang mencintaimu
orang yang beri warna harimu
kau belum tahu aku
sampai ke lorong pikirku
kau belum mengenal
hingga palung terdalam di hatiku
ketahuilah itu....
aku memang bukan bintang fajar
yang menghias langit subuhmu
tapi ingatlah aku
dan kenanglah aku
yang ingin menjadi zamrud di hatimu
aku tak peduli
terik panas membakar kepalaku
aku takkan peduli
rasa sakit saat dingin bekukan tubuhku
kerena aku
tetaplah aku yang mengiringi derap langkahmu
dan aku benar aku
yang berjalan di balik tingkahmu
Selasa, 13 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar