Selasa, 24 Juni 2008

Tentang Dia, Tentang Cintaku

tentang dia yang membuatku tergoda
tentang langit penuh cahaya
disini hidupku terlunta
terbelenggu cinta yang memberatkan jiwa

hati dan jiwaku sama saja
terpikirkan dia, terpasung pesonanya kejora

embun pagi ini, daun-daun yang berseri
serta sinarnya mentari pagi
membayangi wajah jelitanya

dia bagai bunga, hatinya bagaikan mahkota
tapi cintanya, siapa sangka ?

-24 juni 2008-

Minggu, 08 Juni 2008

Bunga, Aku Cinta Qm !

Oh, bunga...
aku tak tahu namamu
tapi, dalam kesunyianku
ku slalu mendengar jeritan
jiwaku yang seperti memanggilmu

Bunga,
hati ini ingin bersamamu
menjagamu dan cintaku
seperti bukit-bukit yang menjaga
mentari pagi bersinar megah

Aku tak tahu apakah kau cinta aku
karena ku tak bisa melihat
kemana kau busurkan panah cintamu
aku buta tatap matamu kala itu

Bunga,
sampai kapan kau butakan hidupku
ku mau kau hadir dalam realita cintaku
agar kau jadi kerlip bintang
dalam malam penuh gelap punyaku

Bunga,
ini cintaku
satukanlah dengan kasih sayang yang suci
darimu...

Bunga,
janjiku membahagiakanmu

Selasa, 13 Mei 2008

di waktu malam

dinginnya sikapmu bekukanku
seolah tak harap ku jadi bintangku
kau seolah tak peduli rasaku

apa kau tak pernah sadar cintaku ?
apa kau tak mengerti betapa besar rasa sayangku ?

benar ku jauh darimu
tapi, rasaku, anganku, dan semua mimpi
kurangkai satu jadi bayangmu
apa semua itu masih buatmu ragu ?

setiap malam bergantiku berharap memutar waktu bersamamu
mengiringi laju siang disampingmu
semua karena besarnya rindu
karena sayang, mawarku

apa kau tahu?
ku tak bisa tanpamu
tak mungkin ku sinari malam
tanpa bulan kasihmu

mengertilah aku
dan pahami aku
hanya itu asaku

dialah pustaka

dialah pustaka
tempatku memaknai bahasa
mengolah rasa di titik jiwa

dialah pustaka
tempatku mengadu cinta
menggapai ilusi yang jadi dilema

dialah pustaka
penyejuk di belahan rasa
seberkas cahaya di tepi ku berada

dia memang pustaka
tempatku berlumur masa

Inilah Aku Untukmu

apapun yang terjadi nanti
jangan rusak permata ini
bingkisan buah orang yang mencintaimu
orang yang beri warna harimu

kau belum tahu aku
sampai ke lorong pikirku
kau belum mengenal
hingga palung terdalam di hatiku
ketahuilah itu....

aku memang bukan bintang fajar
yang menghias langit subuhmu
tapi ingatlah aku
dan kenanglah aku
yang ingin menjadi zamrud di hatimu

aku tak peduli
terik panas membakar kepalaku
aku takkan peduli
rasa sakit saat dingin bekukan tubuhku

kerena aku
tetaplah aku yang mengiringi derap langkahmu
dan aku benar aku

yang berjalan di balik tingkahmu

ku tak mau tanpamu

kau ajarkanku merangkai bintang
menjadikannya rembulan hati
yang menemani degup jantungku tak terhenti

kau tunjukkan bagaimana membangun mimpi
menjadikannya embun hati
yang mengiringi malamku melangkah pergi

jangan berlari !
sebabku menunggumu disini
jangan pergi !
karenaku tak mau sendiri

Dalam Rinduku

rasakan rinduku
alirkan seinring tarikan nafasmu
antarkan ke nadimu
dia kan menuju hatimu

jadikanlah sayangku embun-embun
yang membasahi sukmamu
menyejukkannya
dan menjaganya

hanya bersamamu hidupmu indah
dan hanya denganmu ku dapati cintaku

sungguh....!!!
hati ini tak ingin jauh darimu
menetes air matakukarena kuatnya rindu

jika kau tanya cintaku
peluhku kan jadi jawabannya
dan jika kau bertanya rasa sayangku
aku rela mati untuk menjawabnya